Kamis, 28 November 2013

Diary Skripsi Mahasiswa O2 + n

Diary Skripsi Mahasiswa O2+ n
Part Two

Setelah kejadian Shony minggu lalu, yang lupa mengecek tanggal, sekarang Shony menjadi lebih teliti lagi. Ia lebih mempersiapkan segalanya. Ia telah mengambil cuti selama seminggu agar dapat selalu ke kampusnya. Ia sangat giat dan ngebet banget untuk wisuda, selain karena tuntutan fansnya, ini juga dikarenakan masalah keuangannya yang semakin lama semakin penipis.

Di kampus..... Tok..tokk..toookk...
"Assalamu'alaykum....
"Wa'alaykumsalam, ya masuk."
"Bu, ini saya Shony mahasiswa bimbingan ibu, ibu ada waktu sekarang? saya mau kasih skripsi saya bu."
Dosen pembimbing satu Shony memandanginya dengan wajah tertekuk dan kening berkerut, sepertinya ia lupa pada mahasiswa tinggat akhir zaman yang satu ini, Shony.
"Oh ya, kamu shony yang hari minggu itu mau bimbingan dengan saya kan?"
"Wah si ibu malah ingetnya yang itu," batin shony.
"Iya Bu, maaf kemarin saya lupa cek tanggal Bu." Jawab Shony sambil menyodorkan skripsinya.

"Oke ini akan saya periksa nanti, kamulagi sibuk tidak? tanya Bu dosen kece.
"Tidak Bu, lagi fokus selesaikan skripsi Bu, csupaya saya dapat sidang secepatnya."
"Oh bagus itu, itu namanya mahasiswa, harus fokus. Besok dan selama beberapa hari kedepan, kamu bisa bantu saya menyerjakan proyek kan?? yaah sekalian bimbingan dengan saya deh." tawar si Ibu Dosen.
"Insyaallah Bu, saya siap."

Dan hari-hari Shony pun diisi dengan bimbingan dan membantu dosen dalam proyeknya. Karena dana proyek dosen itu cair ketika proyek itu selesai maka jadilah Shony hidup dalam kenestapaan, tidak ada uang pemasukan malah uang pengeluaran yang membludak. Akhirnya Shony memutuskan untuk menginap beberapa hari di kamar marbot masjid kampusnya. Awalnya ia mau menginap di kosan temannya tetapi ia menyadari bahwa teman-temannya sudah pada pergi alias lulus dan tidak berada di lingkungan kampus. Sony belajar berhemat betul, kadang ia hanya sekali makan dalam sehari. Tubuhnya yang kekar sekarang menjadi ciut bin kriput, lingkaran hitam dimatanya seperti mata panda. Huuuu sungguh tragis.

Sampai suatu ketika, waktu makan siang dan Shony masih berjibaku di ruangan dosennya.
"Sho, saya bisa minta tolong pesan kan makanan di kantin depan?" perintah si Bu Dosen
"Ya Bu." Jawaban manis si Shony.
"Oke pesankan saya nasi soto ya, minumnya jus martabe saja. ntar pelayannya aja yang suruh antar. oya satu lagi, kamu kalau mau pesan, pesan aja ya. jangan sungkan-sungkan."
"Siip Bu, Saya sekalian pamit ya Bu." "Alhamdulillah, ciihuuuy, akhirnya ada waktunya saya untuk perbaikan gizi." girang shony dalam hati.

Di ruangan dosen.......
Tak lama kemudian pelayan dari kantin datang membawa makanan sesuai pesanan dan menyodorkan struk pembayaran. Dengan wajah sedikit kaget Bu Dosen bertanya pada pelayan, "Harga menu-menu makanan pada naik ya?"
"Ndak Bu, cuma tadi mahasiswa yang ibu suruh emang pesan makanan agak banyak."
"Hahh?? Oh ya dah deh ntar saya tanya sama orangnya." balas Bu Dosen  sambil menyerahkan uang tagihan.

Keesokan harinya dengan wajah berseri-seri Shony masuk keruang dosennya untuk melanjutkan pekerjaannya. Ibu Dosen yang sudah berada diruangan langsung menanyainya soal kemarin.

"Sho, ibu mau tanya, kemarin waktu makan siang kamu pesan kan sesuai dengan pesanan saya kan?"
"Iya Bu, emang kenapa Bu? ada yang salah atau ada yang kurang dengan pesanannya ya Bu?"
"Nggak, cuma kok saya liat tagihannya besar, apa harga menunya yang naik?"
"Oh soal itu Bu, harganya kagak naik kok Bu. Kemarin saya cuma pesan soto plus jus martabe Ibu. Trus saya juga pesan, nasi telur dan teh manis dingin dan saya juga pesan lauk untuk makan malam dan sarapan pagi ini Bu dan juga ternyata saya punya hutang di kantin Bu, kemarin ditagih...  bla bla bla.... (sambil cengar-cengir)

Sang Dosen menatap Shony dengan ternga-nga, tak disangka dan hampir pingsan....


dan cerita selanjutnya, si Shony tidak pernah dipanggil, disuruh, diperintah oleh yang dosen, Kamu pasti tau alasannya.....
SEKIAN

Rabu, 27 November 2013

Ber 3 Aja (Part II)

Akhirnya kami (Imah dan Naz) harus rela jadi dayang-dayang Fifi yang wisuda pada tanggal 7 September 2013.
Dan sekarang kami berdua yang belum wisuda sedang perang melawan rasa malas mengerjaan skripsi. Setiap mahsiswa tingkat akhir pasti memiliki permasalahan masing-masing dalam mengerjakan skripsi. Seperti Imah, Ia mendapatkan dosen pembimbing yang benar-benar teliti, setiap kata di dalam skripsinya harus diuji di IPB dan ITB (nah kayak iklan yak). Hal ini yang membuatnya lama dalam menuai kata wisuuudaaaah.
Dan kalau saya (Naz) memiliki permasalahan yang berbeda lagi, yang paling fatal adalah referensi untuk skripsi yang minim buanget. Tapi kami berdua yakin bahwa dibalik kesuliatan pasti ada kemudahan.
 
 ومااللذّة إلا بعد التعب
Tidak ada kenikmatan kecuali setelah kepayahan
InsyaAllah, semua itu indah pada waktunya, dengan kerja keras dan usaha cerdas, maka tidak ada yang tidak mungkin selama Allah menghendakinya. Aamiin. Sekarang, ane dengan Neng Imah lagi usaha untuk segera sidang agar dapat wisuda pada bulan februari tahun depan. Sedangkan Fifi lagi sibuk mempersiapkan S2 nya di Universitas Indonesia. Pada tanggal 1 Desember 2013, Fifi akan ujian. Mohon doanya bagi yang baca tulisan ini. Semoga semuanya lancar ya.....

Oya ngomong-ngomong, difoto di atas, wajah ane kok pipi semua yah? Ketara banget kalau berat badan ane nambah, Sedangkan si Imah tetap langsing sim salabim, hehe......

Hmm, ane mau share foto lucu nih, foto kami ber 3 sewaktu selesai wisudaan si Fifi,

Coba perhatikan baik-baik foto di atas?
Kelihatan banget ya, kalau saya 'pereman' lagi malaki si Imah, tuuuh liat aja ekspresinya Imah dan Ane. Dan ekspresinya si Fifi sedang 'kayak' mau nangis, hahaha.....
Oya, Lihat dengan seksama Fifi tuh, lagi pegang bunga mawar dan uuuuh apa tuh, ada kado. Mau tau siapa yang kasih tuh kado? toba tebak saja yang jelas bukan Ane dan Imah yang kasih. Kami berdua lagi 'bokek' jadi cuma modal doa doang untuk si Fifi. 
Terakhir ane kasih bonus dua foto

Perhatikan baik-baik foto dua ini, sebutkan perbedaan yang ada di dalamnya. Semakin banyak kamu sebutkan perbedaannya, maka semakin besar pula kamu akan memenangkan sayembara ini.







Jika sudah, segera hubungi no.telepon terdekat.

Okeeeh....
hehehe



Sepertinya cukup sekian cuap-cuap ane hari ini, mau ngelanjut ngerjain skriptong. Oya ada kata bahasa ara yang bagus nih.....

خير الناس أحسنهم خلقا وأنفعهم للناس
Sebaik-baik manusia itu, adalah yang terlebih baik budi pekertinya dan yang lebih bermanfaat bagi manusia
 


Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh
SEMANGAT

Selasa, 26 November 2013

Mencari Inspirasi dan Kenalan di UNIMED

Assalamu'alaykum Warahmatullahi wabarakatuh
Hai teman-temin, hari ini saya mau cerita tentang perjalanan ke UNIMED
Tau gak foto yang di atas ini ane lagi dimana??

Yeah, kemarin dan hari ini ane jalan ke Universitas Negeri Medan (UNIMED), untuk mencari Pak Wahyu Tri Atmojo. Kalau kemarin ane ditemeni sama sahabat Deffi Syafitri Ritonga (Fifi) tapi sekarang (tadi) ane ditemeni sama DekQ Iin
Akhirnya ane bertemu dengan Pak Wahyu, sungguh pertemuan yang telah lama ane nanti nanti. Dan ternyata Pak Wahyu itu orangnya asik banget, dan super duper baik. Oya Pak Wahyu juga tadi memberi tahu bahwa Ia memiliki sanggar untuk membatik gratis bagi yang mau belajar. Dan sanggarnya itu masuk koran hari ini. Dua koran sekaligus (Koran Sindo dan Waspada). Ane mau banget belajar membatik, tapi jauh banget di pondok 3, tembung sanggar Pak Wahyu. Oke kembali ke cerita ane, tujuan ane ketemu Pak Wahyu adalah ingin minta izin tulisan Ia yang berjudul Studi tentang Ornamen/hiasan Masjid Raya Medan sebagai referensi skripsi ane. Hmm emang belum beruntung ane hari ini, Pak Wahyu bilang, itu tulisan sudah lama banget, dan dia sudah agak lupa (walaupun masih sedikit-sedikit ia jelaskan). Tapi Pak Wahyu janji sama ane, ntar dia coba cari di rumahnya. Kalau ketemu akan diberitahu. Cukup lega ane. Alhamdulillah....

Setelah berbincang-bincang dengan Pak Wahyu selesai, kita lanjutkan perjalanan dengan DekQ Iin, ane mulai keliling-keliling UNIMED, tapi sebelumnya ane keliling-keliling fakultas Bahasa dan Seni dulu mencari si Adek.

Ke Digital Library UNIMED........

OMG, Keren banget deh, tempat penitipan tasnya aja kayak gini















Kalau penasaran maksud foto diatas, silahkan langsung datang ke UNIMEDnya... hehehe....
Jadi berfikir, kapan ya kampus ane (USU) punya digital library, kan gak perlu enneg melihat petugas penitipan tas yang jutek abiz. Sekarang ane bagi deh foto'' di dalamnya

miniatur Digitasl Library UNIMED

DekQ Iin, serius amat bacanya

Dan liat yang ini, lagi gaya kucing garong



Suasana di dalam perpus cukup nyaman, hampir ane gak mau pulang, mau terus di dalam perpus tapi dilarang sama petugas perpusnya. Oya ane bagi juga foto situasi perpusnya.
Nah gimana, Anda tertarik untuk berkunjung? Hubungi 08529625****
(kayak agen wisata yak, hehehe)
Oya kekurangan di digital llibrary ini cuma satu #eh dua, yaitu koleksi bukunya yang masih dikit, mungkin karena masih baru dibuka ni jadi buku-bukunya belum semua disusun dan bookstore nya belum difungsikan.
Gak sadar ternyata dah setengah hari siang, perut dah keroncongan. Kami pun keluar dan beranjak ke kantin. Dari rekomendasi yang Iin berikan, kami akhirnya ke kantin yang menurut ane murah banget. Liat aja ni ane kasih foto daftar harga menu'' nya

 


ini nih menu makanan ane, ayam penyet plus teh hangat. Selamat menikmati....
Setelah memenuhi kebutuhan raga (makan) tak lupa pula kita memenuhi kebutuhan jiwa (shalat yukkk)
Selesai berwudhu, kami (Ane dan Iin) melihat seorang Ibu muda sedang menggendong anaknya yang masih bayi dan juga anaknya yang kira'' berumur 3 tahun duduk di sampingnya (lagi makan siang sambil menunggu suaminya sholat kayaknya). Anaknya itu loh,, manis banget. Oke cek foto di bawah ini
 Selesai kami sholat, ternyata didepan kami ada Ibu muda tadi sedang sholat, disampingnya ada anaknya yang balita dan sepertinya anaknya yang bayi sedang bersama suaminya.

Karena menyadari menjadi objek foto, anak manis ini menutup mukanya dengan tangannya, hehehe


Bersambung............

Sabtu, 23 November 2013

Diary Skripsi Mahasiswa O2 + n

Diary Skripsi Mahasiswa O2 + n
Menjadi mahasiswa tingkat akhir zaman (hampir Drop Out) membuat Sho stress abiz plus ditambah kegalauan cuaca telah membuatnya selalu menunda kepergiannya, innalillah (looh) belum mati koq. Sudah beribu-ribu orang telah mendesaknya untuk wisuda, tapi apa daya, Ia tak kunjung menjawab permintaan fansnya. Tiba-tiba dering telepon mengunjunginya......
"Yeah, hallo, ciapa nih?"
"Aku, Dho. Gimana Sho, skripsimu dah kelar? Oya ntar datang diwisudaan kami ya tanggal 27 "
Sompret nih anak, ngejek gue dia. "Hmm, mesti banget ya gue dateng?"
"Ya iyalah, biar ente kecipratan cepat wisuda dengan kami, lo lihat tuh, seangkatan kita dah pada wisuda ntar. Kan hitung-hitung jadi motivasimu biar lebih semangat lagi."
"Oke fine." mematikan sambungan telepon.

"Aaaaarrrgggghhhhhh..... " Teriak bathinnya seolah-olah telah menggrogoti sukma kalbunya. Kegalauan yang luar biasa menghampiri. "Gue, harus semangat, skripsi itu harus gue bantai segera." teriaknya dalm kamar kosan yang cuma berukuran 3x3 meter menggema seantero sudut ruangan yang berantakan.
Dengan semangat yang mengebu-gebu, Sho mencoba menyelesaikan skripsinya malam ini juga. Dan dengan sesautu yang bernama ilham ia mencoba merangkai kata-kata yang akan diukirnya dalam skripsi. Tetapi dia bingung, ternya yang namanya Ilham banyak sekali. Ada Muhammad Ilham, ada Ilham Spasi dan ada juga Ilham Sholehah #eh sholeh maksudnya. Dia diam sejenak, pikirannya terbang melayang, mencoba menggapai  inspirasi dan perlahan-lahan jari-jarinya menyentuh keyboard komputernya.
Tak terasa sekarang sudah pukul 03.00 WIB, daya pandangnya hanya tinggal 5 watt saja, skripsinya sudah rampung, Ia teriak kegirangan dan berjingkrak-jingkrak ke segala arah.
"Brruuukkkk..." tiba-tiba jatuh tertidur di kasurnya. Zzzzzzzzz
Adzan subuh berkumandang, Sho yang sebenarnya masih mengantuk berat mencoba bangkit dari kubur #eh kasur dan segera membersihkan badannya dan beranjak untuk sholat jama'ah di Masjid terdekat. Dalam doanya, ia khusyuk sekali. "Ya Allah, ridhokanlah pertemuan hamba dengan dosen pembimbing hamba nanti, dengan kedatangan hamba menemuiny, ahamba ingin membuat surprise untuk dosen hamba Ya Allah. Aamiin."
Sho pun buru-buru kembali ke kosannya. Ia harus segera membereskan skripsinya yang ditinggal berantakan dan setelah itu ia berangkat ke kampusnya. Jarak kosan dengan kampusnya menhabiskan waktu satu jam dengan mengendaraoi sepeda motor. Ini lumayan jauh, karena Sho tidak memiliki pilihan lain, sejak beasiswa dari ortunya diputus karena Ia tak kunjung tamat kuliah, mau tidak-mau ia harus mencari uang untuk bertahan hidup. Dan jadilah ia memutuskan pindah kosan yang malah membuatnya jarang ke kampus dan hampir melupakan skripsinya.

Dalam perjalanan............
Di pertengahan jalan hujan menghampirinya tanpa sungkan apalagi salam dan dari detik ke detik semakin menggrogoti bajunya alias basah kuyup. Air pun tak lupa menggenangi jalanan sehingga ini membuatnya cukup was-was, Ia takut sepeda motornya ngambek di jalan lagi. dan..... saatnya benar adanya, motornya berhenti spontan di tengah jalan. Klakson mobil terus berdatangan. Ia menyingkirkan motornya ke tepi jalan. Hatinya hancur berkeping-keping, suaranya serak tak bersua dan tubuhnya lemas berkaku. "Ya Allah..." lirihnya.
Dalam tak berdayaan dirinya, ia mencoba sekali lagi men strater sepeda motornya. Dan "Alhamdulillah" teriaknya. Sepeda motornya dapat berjalan lagi. Dengan kehati-hatian ia mulai melanjutkan perjalanan. Beberapa titik kemacetan telah Ia lewati dengan penuh kesabaran. Mentari pun segera menyambutnya dan memberi kehangatan yang membuat pakaiannya menjadi kering kembali.
Sampailah Sho di depan kampusnya............
Ada yang membuatnya sedikit terusik ketika baru sampai di depan kampusnya tapi segera ia abaikan pikiran tersebut ketika Ia teringat akan semangatnya untuk wisuda. Tapi na-asnya sepatunya bermasalah, tapak sepatunya ingin melepaskan diri dengannya. "OMG, gimana nih, tapi ya sudahlah yang penting dah sampai kampus, setelah ini selesai ntar gue beli sepatu lagi."
Segeralah Ia mencoba menghubungi dosen pembimbing skripsinya."

"tuuutttt....tt........tuuuuutttt...." setelah panggilan telepon ke 5 barulah, telponnya diangkat.

"Hallo, siapa ini ya?" 
"Saya Shony, Bu, Mahasiswa bimbingan Ibu. Hari ini Ibu ada di kampus kan? Saya mau memberikan skripsi saya Bu."
"........................." tidak ada jawaban dari telpon tersebut.
"Hallo Bu,, hallloooo" Sho bingung.
"Oh ya,  Shony sejak kapan kamu serajin ini, apakah kamu tidak punya kalender dirumah, lihat tuh, ini hari apa?! 
"Maksudnya Bu?" Sho bertambang bingung.
"Ini kan hari minggu, mana ada jadwal kuliah hari minggu, kamu ini ada-ada ya.... bla bla bla..." ceramah si dosen pempimbing skripsinya.

Sho ternyata sudah pingsan duluan.... Maksudnya memberi suprise kepada dosennya, Ia malah mendapatkan sebaliknya. 

Bersambung ke Diary Skripsi Mahasiswa O2 + n Part II