Diary Skripsi Mahasiswa O2 + n
Part 4
Suatu hari ada seorang pemuda yang ingin menyempurnakan agamanya
(menikah) maka ia segera mengutarakan kepada seorang abang dekat yang
sering disapa Murobbi.
"Bang, saya berkeinginan untuk menikah"
Dan dijawab oleh sang murobbi tanpa bertele-tele,"Segera antum persiapkan data proposal, foto dkk (gak tau apa aja yg nulis belum pernah).
"Ya bg, segera saya persiapkan.
Sejenak ia termenung, ia merasakan kembali gejora menjadi mahasiswa
tingkat akhir kembali setelah mendengar kata 'proposal'. Terbayang dalam
pikirannya ia bahwa kemudian ia akan bimbingan, melakukan penelitian,
seminar, sidang. "Huuuh... Apakah aku sanggup?"Keluhnya dalam hati.
Yap coba anda bayangkan saja, ia tidak bisa sembarangan untuk menuliskan proposal tersebut, harus benar-benar benar. Proposal tersebut adalah gerbang awal untuk sebuah kepastian klo ia mesih ragu lebih baik konsultasi dulu kepada yang sudah berpengalaman. Tetapi klo ia sudah mantap maka segerakanlah diajukan. Setelah mengajukan proposal tahap berikutnya ia akan dibimbing oleh dlm hal ini MRnya untuk mempejelas isi proposalnya, penelitiannya adalah ta'arufnya. Khithbah adalah seminarnya. Dalam seminar ia akan digodok kembali, bukan hanya murobbinya tetapi ada juga murabbi dr si yg ditelitinya (dosen menguji, dkk). Jikalau dirasa sudah mantap ia kembali akan melaksanakan bimbingan skripsi untuk proses kelanjutannya yaitu sidang. Dalam sidang ia harus benar2 sudah mantap tidak ada lagi kata mundur. Bismillah, niatkan semuanya pada Alloh, insyaalloh ikhtiarnya tidak akan sia-sia. Dan sidangnya adalah ijab kabulnya... Hasil sidang itu akan ia bawa sampai akhir hayat dan akan ia pertanggungjawabkan dihadapan Alloh.
Tiba-tiba...
"Hei Sho..!!!"
"Yaa ngg..nggg... (Dengan wajah linglung)
"Kamu dengar apa yang ibu ucapkan kan?"
"Oh ya bu, insyaalloh saya sudah mantap"
"Mantap??" Giliran dosen pembimbingnya yang bingung.
"Hei Sho..!!!"
"Yaa ngg..nggg... (Dengan wajah linglung)
"Kamu dengar apa yang ibu ucapkan kan?"
"Oh ya bu, insyaalloh saya sudah mantap"
"Mantap??" Giliran dosen pembimbingnya yang bingung.
"Ooh maaf maaf bu, sampai mana tadi ya bu?" Tersadar dar lamunannya.
"Hmm kayanya kamu butuh istirtahat sho, pulanglah. Sudah ibu kasih
tanda dan penjelasan diskripsi kamu nih, kamu pelajari saja dulu. Jika
ada yang kurang mengerti tanyakan kpd saya."
"Ya bu" tertunduk malu...
*ternyata yang tadi itu hanya lamunan, ia memang masih mahasiswa tingkat akhir.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar