Suatu hari saya mendapatkan sebuah pertanyaan serius berkaitan dengan aktivitas travelling (khususnya hiking). Kakak itu bertanya pada saya," Dek, apa yang kamu dapatkan dengan aktivitasmu ini, manfaat apa yang bisa diambil?"
Jujur pada saat itu saya bingung mau jawab apa. Mengapa? Untuk apa?
***
Pada saat saya nanjak Gunung Sibuatan (21-22 Feb 2015) dalam perjalanan saya bertanya pada teman perjalanan saya,"Untuk apa sih hobby banget nanjak gunung, kan capek trus dapet manfaat apa coba?
Dari berbagai jawaban yang saya dapatkan dari mereka saya simpulkan adalah "Yah itulah kesenangan mereka, hobby mereka." Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah,"Salahkah kesenangan itu? hobby itu?"
***
Back to me, dalam pendakian banyak hal yang saya dapatkan, saya syukuri...
Ketika nafas mulai berat dan terengah-engah
Ketika langkah mulai goyah
Ketika tubuh terasa lelah
Semua kenikmatan itu mulai hadir
Nikmat bernafas dengan bebas
Nikmat melangkah dengan mantap
Nikmat tubuh sehat dan bugar
Hadirlah rasa syukur itu, yang akan selalu terulang.
Ketika nafas mulai berat dan terengah-engah
Ketika langkah mulai goyah
Ketika tubuh terasa lelah
Semua kenikmatan itu mulai hadir
Nikmat bernafas dengan bebas
Nikmat melangkah dengan mantap
Nikmat tubuh sehat dan bugar
Hadirlah rasa syukur itu, yang akan selalu terulang.
"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"
(Arrahman)
Seharusnya kita sadar bahwa segala nikmat yang Allaah berikan ini bisa kapan dan dimana saja dicabutnya tapi mengapa kita tidak sadar dan bahkan lalai terhadapnya?. tidak semua orang dapat berhasil menggapai puncaknya, ada yang terlalu lelah dan alasan lainnya sehingga ia terhenti bahkan yang sudah sampai kepuncak tetap mendapatkan bahaya. Pendakian bukanlah soal mencapai puncak saja tetapi kebersamaan dalam perjalanan merupakan point utama bagi saya. Ya mungkin saja kita berhasil sampai puncak tapi kadang kita lupa kepada siapa kita harus bersyukur.
Padahal kita tahu dengan pasti bekal apa yang dapat menyelamatkan kita diakhirat nanti. Bekal itu bukanlah air yang cukup dan makanan yang memadai seperti kamu dalam pendakian tetapi bekal itu adalah amal baik apa yang telah kamu persiapkan untuk menghadapNya dihari akhir nanti.
Oke, saya hanya mau bilang:
"Cintailah alam ini sesukamu tapi janganlah engkau lupa akan penciptanya"
Galeri beberapa foto-foto saya:
(Pulau Behala 2012)
(Gunung Sibuatan Februari 2015)
(Pusuk Buhit Mei 2015)
(Gunung Sibayak 2013)
(Nanam Pohon Mangrove 2015)
SEKIAN & TERIMA KASIH
Tidak ada komentar:
Posting Komentar