Rona Abadi kian nun menyentilku
Seakan terlabu damai
Terasa terpanjat jelita
Tapi hanya ku yang merasa
Rona Abadi, dalam lamunan
Terbawa tawa-tawa rana
Abstrak tertata-tata
Tapi hanya ku yang merasa
Rona Abadi, dalam laraku
Meringis sepi tersayat
Bahtera luka terlalu menganga
Tapi hanya ku yang merasa
Rona Abadi dalam tapaku
Jangan kau beduk gaungan
Karna ku tak akan binar
Tap hanya ku yang merasa
Itulah, Rona Abadi
Aku merasa
Tapi, tak punya cela
Untuk menikmati mentari dan bernyanyi
Karna ku tak memiliki fungsi rona abadi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar